Technolgy
Fungsi Access Point dan Cara Kerjanya

Sistem jaringan komputer memerlukan peran penting dari access point untuk memperluas jangkauan dan memperkuat koneksi internet, khususnya di area luas seperti perkantoran, institusi pendidikan, atau bangunan bertingkat. Fungsi access point bukan hanya sekadar menyediakan koneksi Wi-Fi, tetapi juga menjadi jembatan utama yang menghubungkan perangkat nirkabel dengan jaringan kabel (LAN).
Apa Itu Access Point?
Access point adalah perangkat jaringan yang memungkinkan perangkat nirkabel seperti laptop, smartphone, dan tablet untuk terhubung ke jaringan lokal melalui sinyal Wi-Fi. Sederhananya, access point bertindak sebagai jembatan antara jaringan kabel (LAN) dan perangkat nirkabel.
Access point biasanya terhubung ke router atau switch melalui kabel Ethernet, lalu memancarkan sinyal Wi-Fi agar perangkat dapat mengakses jaringan internet atau sumber daya lainnya seperti printer, server, dan file sharing. Dalam banyak kasus, access point digunakan untuk memperluas jangkauan jaringan Wi-Fi di lokasi yang tidak dapat dijangkau oleh sinyal dari router utama.
Perangkat ini sering digunakan di lingkungan kantor, kampus, hotel, rumah sakit, dan tempat-tempat umum lainnya yang memerlukan jaringan nirkabel yang luas dan stabil.
Baca Juga : Pengertian Jaringan MAN & Perbedaannya dengan LAN & WAN
Fungsi Access Point
Berikut ini adalah fungsi access point.
Menghubungkan Perangkat Nirkabel ke Jaringan LAN
Salah satu fungsi access point adalah menghubungkan perangkat nirkabel ke jaringan lokal yang biasanya berbasis kabel. Ini memungkinkan perangkat seperti smartphone atau laptop mengakses internet dan sumber daya jaringan lainnya tanpa perlu menggunakan kabel.
Memperluas Jangkauan Jaringan Wi-Fi
Access point sangat berguna untuk memperluas cakupan sinyal Wi-Fi di area yang luas atau di lokasi dengan hambatan fisik seperti dinding tebal atau lantai bertingkat. Dengan menambahkan beberapa access point, jaringan Wi-Fi dapat menjangkau seluruh area tanpa kehilangan kualitas sinyal.
Mengatur dan Mengelola Pengguna Jaringan
Access point modern sering dilengkapi dengan fitur manajemen pengguna seperti pengaturan bandwidth, kontrol akses, dan pembatasan perangkat yang bisa terhubung. Ini membantu menjaga stabilitas jaringan dan mencegah penyalahgunaan koneksi.
Meningkatkan Keamanan Jaringan Nirkabel
Access point dapat dilengkapi dengan sistem keamanan seperti WPA3, filter MAC address, atau otentikasi pengguna, yang membuat jaringan lebih aman dari akses tidak sah.
Mendukung Koneksi Simultan dalam Jumlah Besar
Dalam lingkungan dengan banyak pengguna, seperti ruang seminar atau kampus, access point dapat menangani banyak koneksi sekaligus tanpa mengorbankan kecepatan atau kestabilan jaringan.

